A review by blackferrum
Giselle by Rikako Akiyoshi

5.0

"Menari balet bukan hanya sekadar menari berdasarkan koreografi yang ada. Ekspresi penari, gerakan lengan dan jari, langkah-langkah kaki ... semuanya merupakan cerminan dari interpretasi serta alasannya. Seperti sebuah cermin."

Sebelum ini, aku sangat awam soal balet. Balet yang kutahu hanya menari dengan pointe shoes dan daunnya yang mekar. Hal-hal lain seperti pertunjukan tari dan repertoar sama sekali nggak pernah terbayangkan. Lalu, Giselle menyuguhkan sesuatu yang lebih dari kisah thriller berbumbu misteri. Banyak sekali pelajaran di dalam buku ini. Dan yang pasti mengerikan.

Well, bicara soal arwah Himemiya Mayumi yang muncul kembali setelah repertoar Giselle dipilih untuk perayaan 15 tahun Tokyo Grand Ballet, berhasil membuatku merinding! Meski unsur supernatural nggak ada, tapi tulisan Akiyoshi-sensei berhasil membuatku masuk ke dalam cerita. Sepanjang cerita dibuat penasaran soal siapa yang mencelakai siapa.

Dan ini penting sekaligus hal tergila; ternyata dalam dunia balet persaingannya sangat ketat dan dunianya keras. Bahkan beberapa kali karakter, seperti Chouno dan Ranmaru berkata rela menjual jiwa mereka pada iblis jika harus menjadi seorang profesional atau lebih jelasnya ya menjadi bintang balet dunia. Gimana nggak ngeri ㅠㅠ

Yah, notes-ku lumayan banyak di buku ini sebagai tanda memang banyak hal-hal menarik yang perlu dijadikan pelajaran hidup. Konsep balet yang dimasukkan di sini sangat ... hidup. Seolah-olah aku sudah menyaksikan pertunjukan balet berkali-kali. Lalu misterinya, seperti biasa, top! Kali ini pun aku menyadari, sangat tidak apa-apa untuk suuzan dengan semua karakter xD also, memasukkan cerita Giselle yang asli ke dalam cerita ini menjadikannya poin plus.

Pencinta thriller-misteri wajib baca!